Lama tidak update dan lama dalam kubangan pasir (baca: sandbox) membuat blog "gudang informasi kosong" ini perlu postingan segar, hehe analisa abal-abal saja. Akhirnya karena lagi mati ide, posting masalah bayi terkecil didunia ini.
Beberapa dokter di Jerman belum lama ini mempublikasikan gambar bayi
laki-laki prematur terkecil di dunia. Bayi ini mampu bertahan hidup
walaupun harus berjuang melewati kondisi sangat kritis karena dilahirkan
pada minggu ke-25 masa kehamilan dengan bobot hanya sekitar setengah pon. Wedew.. kecil banget yach..
Bayi yang dijuluki "Jempol Tom" ini panjangnya hanya kurang dari
selembar kertas ukuran A4 (21 cm). Ia hanya mencatat bobot seberat 275
gram ketika dilahirkan melalui pembedahan caesar di Rumah Sakit
University of Medicine di Göttingen, Jerman, pada Juni 2009 lalu.
Setiap hari selama 24 jam, bayi ini melewati masa-masa kritis dalam
inkubator lengkap dengan saluran makanan, alat pernapasan, dan alat
monitor jantung. Ia juga harus memakai kateter dan fletora elektronis
untuk memantau setiap tanda-tanda vital karena menghadapi risiko
pendarahan selebral atau gagal organ.
Pada bulan Desember 2009 lalu, bayi super kecil ini
akhirnya dinyatakan dalam kondisi stabil setelah mencapai bobot
sekitar 8,2 lbs atau 3,7 kilogram yang merupakan rata-rata berat bayi
lahir normal di Jerman.
Sembilan bulan setelah kelahirannya, tim dokter telah mengizinkan
bayi yang belum diberi nama ini untuk diambil oleh kedua orangtuanya
yang tinggal di Eighsfeld, wilayah Jerman tengah. Dokter telah
memastikan kondisi bayi ini sudah cukup kuat untuk dirawat di rumah.
Pejabat dari RS Göttingen mengatakan, setelah melakukan pengecekan
semua catatan kelahiran prematur di seluruh dunia, mereka tidak
menemukan kelahiran bayi laki-laki lain yang beratnya lebih rendah.
Tiga bayi perempuan termasuk satu di antaranya yang lahir di Amerika
Serikat dengan berat sekitar 244 gram juga mampu bertahan hidup. Rekor
bayi-laki-laki prematur sebelumnya adalah seberat 294 gram.
Luar biasa perjuangan bayi ini melewati masa 9 bulan, semoga mampu
bertahan dan hidup secara normal. Mungkin ada baiknya diberi nama "si
mungil yang tangguh".
No comments:
Post a Comment
SEDIKIT KOMENTAR SANGAT BERARTI BAGI KEMAJUAN BLOG INI